Suatu ketika, Khalifah Harun Al-Rasyid sedang merasakan kegelisahan. Untuk menenangkan diri dari beban pikirannya, ia mengundang seorang ulama terkemuka pada masanya, Abu As-Sammak. “Nasihatilah aku!” pinta Khalifah.
Di saat yang sama, pelayan membawa segelas air untuk Khalifah. Sebelum minum,
Abu As-Sammak berkata, “Tunggu sebentar. Seandainya dalam keadaan sangat haus,
sedangkan segelas air ini tidak kau peroleh, berapakah harga yang kau siap
bayar? Jawablah dengan jujur!”
“Setengah dari kekayaanku,” jawab Khalifah
.
Sang ulama pun mempersilakan khalifah minum. Selesai minum, Abu As-Sammak bertanya lagi, “Seandainya air tadi mendesak untuk dikeluarkan, tapi kau tak mampu mengeluarkannya, berapakah yang akan engkau bayarkan agar ia keluar?”
Khalifah menjawab, “Setengah dari kekayaanku.”
