|  BERANDA  |  TAJUK TERKINI  |  JELAJAH  |  TSAQOFAH ISLAM  |  SIRAH NABAWIYAH  |  INSPIRASI  |  SAKINAH  |  MAUIDHATUL HASANAH  |  TAHUKAH?  |  JUMRAH.COM  |

Masyarakat Desa Harus Tahu Umrah dan Haji Khusus

Masyarakat Desa Harus Tahu Umrah dan Haji Khusus
Penyelengaraaan ibadah haji semakin dekat. Proses pelunasan sudah selesai, dokumen haji masih berjalan dan bahkan saat ini Menag Lukman Hakim Saifuddin bersama rombongan masih berada di Arab Saudi melihat persiapan haji.
Berbagai lini melakukan persiapan, termasuk Direktorat Pembinaan (Ditbina) Haji dan Umrah Ditjen PHU juga melakukan penguatan melalui koordinasi dalam penjalanan program yang sudah direncakan.


Ada beberapa pemutahiran program diantaranya pembekalan pelatihan, peraga bimbingan jemaah, dan tentu penertiban haji khusus dan umrah. Apalagi setelah diluncurkannya Gerakan Nasional 5 Pasti Umrah yang perlu disosialisasikan sampai pedesaan.

"Program untuk mendukung persiapan haji tahun ini dan kedepan pada empat sub direktorat. Pemutahiran program ini akan diimolementasikan pada bimbingan jemaah, petugas haji, haji khusus dan pembinaan umrah.  Program mengacu pada asas efesien, efektif dan akuntable," kata Muhajirin Yanis Direktur Pembinaan Haji dan Umrah Ditjen PHU saat memberikan pengarahan kepada pejabat di lingkungannya di gedung Sasana Amal Bhakti Kemenag Jakarta, Selasa sore (14/07).

Lanjut mantan Kakanwil Kemenag Gorontalo ini, "Khusus umrah, masyarakat di pedesaan harus mengetahui apa itu umrah dan bagaimana memilih travel umrah yang benar. Itulah mengapa kita sebut gerakan ini sebagai gerakan nasional."

Penguatan koordinasi ini juga dihadiri bagian perencanaan keuangan untuk bersama menterjemahkan program yang akan dilakukan.

Sumber: haji.kemenag.go.id

Kuota Haji 2016 Akan Kembali Normal

Kuota Haji 2016 Kembali Normal
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menegaskan kuota haji Indonesia akan kembali normal pada penyelenggaraan ibadah haji 2016. Sebab, Raja dan jajaran Pemerintah Arab Saudi berkomitmen untuk menuntaskan pembangunan perluasan Masjidil Haram sebelum musim haji tahun depan.

Penegasan ini disampaikan Menag usai melakukan pertemuan dengan Menteri Haji Arab Saudi Bandar Muhammad Hajar, Jeddah, Senin (13/07). Menurut Menag, meski saat itu sudah memasuki liburan jelang Idul Fitri, Menteri Haji tetap melayani para tamu dengan ramah di kantornya.


“Saya mendapati komitmen yang amat kuat bahwa Raja dan seluruh jajaran Pemerintah Arab Saudi bertekad tuntaskan pembangunan perluasan Masjidil Haram sebelum Musim Haji 2016. Kuota Haji 2016 akan dikembalikan normal,” tegas Menag di Jeddah, Selasa (14/07).

Lanjut Menag, “Tempat tawaf yang saat ini hanya mampu menampung 48 ribu jamaah per-jam, tahun depan akan menjadi 150 ribu jamaah per-jam. Perluasan itu demi untuk kenyamanan jamaah."

Kuota normal jemaah haji Indonesia 211.000 orang. 194.000 kuota haji reguler dan 17.000 haji khusus. Karena kebijakan pemotongan kuota sebesar 20% untuk seluruh negara pengirim jemaah haji, sejak 2013 kuota jemaah haji Indonesia menjadi 168.800. 155.200 haji reguler dan 13.600 haji khusus. Akan selesainya perluasan Masjidil Haram, kuota jemaah haji Indonesia akan kembali menjadi 211.000 pada musim haji 2016.

Sumber: haji.kemenag.go.id 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...